Selamat Datang di ABDUL AZIS Blog

Banner Maker

Hampanya Remaja Arab Saudi

.
1 komentar

Malam sudah hampir mencapai pertengahan, dan suasana sunyi memenuhi jalanan besar di antara gurun dan laut, ketika sekelompok anak muda Saudi berkumpul. Jumlahnya ratusan. Sekitar pukul 01.00 diini hari, jumlahnya sudah tak lagi terhitung, dan mereka berdiri di samping mobil-mobilnya yang mewah dan glamour, saling memandang, dan memberi isyarat, bahwa beberapa polisi masih berpatroli.

Lalu, ketika polisi itu sudah lenyap, suara mesin mobil mulai menyala. Sedetik kemudian, Corvette kuning dan Mitsubishi merah membelas jalanan, digas dengan kencang sekencang-kencangnya. Suaranya meraung-raung, memekakkan telinga dan mengganggu siapapun yang berada di dekatnya.


Pemandangan ini terjadi setiap akhir pekan di Saudi. Bahkan menjadi demikian populer di kalangan remaja Saudi, dan sudah menjadi kompetisi semilegal. Tak jarang, lomba itu membahayakan nyawa mereka sendiri.

Pertumbuhan remaja Saudi meningkat cepat dalam beberapa tahun ini. Celakanya, mereka sepertinya tak tahu apa gunanya bersekolah, karena uang mereka sudah sedemikian melimpah. Sirkuit malam hari ini hanya satu-satunya pelampiasan bagi remaja-remaja Saudi.

Selain itu, bukan sesuatu yang aneh pula mendapati mobil-mobil yang dikendarai oleh remaja Saudi pada malam hari seperti toko musik berjalan, karena mereka memang tak ragu lagu mengumandakan musik-musik hip-hop dan bling-bling dari mobil mereka dengan suara yang menggelegar.

“Mengapa mereka melakukan hal itu?” ujar Suhail Janoudi, 27, seorang sales yang menyaksikan sirkuit gelap itu, “Karena mereka tak punya kegiatan yang lain lagi. Karena jiwa mereka kosong.” Dalam term bahasa Arab yang beredar di Saudi dikenal kata “Tufush” yang artinya kurang lebih mengambil semua risiko dalam hidup. Anak-anak muda Saudi ini sudah tak ubahnya dengan perilaku pemuda-pemuda Negara Barat dan sekuler lainnya. Kecintaan pemuda Saudi terhadap mobil memang sudah dalam tahap pribadi.

Sulaiman al-Shulukhi, 29, misalnya, yang rutin bersirkuit di malam Minggu, sudah mengumpulkan segala jenis dan macam modifikasi untuk mobilnya yang harganya sangat mahal. “Kami menyebutnya ‘Fast and Furious’ dan ‘Death Race’,” ujar Sulaiman, mengacu film terkenal Hollywood yang bertema kebut-kebutan dengan mobil mewah.

Sulaiman mengakui bahwa semua ini sangat gila. Kasus paling terkenal adalah kematian Faisal al-Otaiti, 27 tahun, pada tahun 2005. Mobilnya menyeruduk tiga orang anak kecil yang seketika tewas bersamanya. Toh, kejadian itu tak menghentikan aktivitas malam remaja Saudi tersebut.

Sekitar jam 5.00 pagi, jalanan mulai kembali sepi, dan beberapa saat kemudian mulai dipenuhi oleh kendaraan truk yang mencari penghidupan. Remaja-remaja Arab Saudi itu kembali pulang dengan segala kelelahan, entah melaksanakan shalat Subuh ataukah tidak, apalagi berjamaah di masjid. (sa/wknngslm)

Baca Selengkapnya...

Kerja Sama Saudi dan Israel, Terungkap?

.
0 komentar

Semakin hari, semakin aneh saja tindak-tanduk Arab Saudi. Negara tempat dilaksanakannya ibadah haji ini baru-baru ini dilaporkan mempunyai hubungan yang khusus dengan agen intelijen Israel, Mossad. Awal tahun ini, Meir Dagan, kepala Mossad sejak tahun 2002, sudah menjalin perbincangan dengan pemerintahan Saudi untuk membangun landasan terbang untuk Israel. Dagan meyakinkan perdana menteri Benjamin Netanyahu bahwa tampaknya Saudi tak keberatan sama sekali akan proposal ini.


Pers-pers dari Israel bahkan sudah menurunkan berita bahwa para pejabat tinggi Israel, seperti Ehud Olmert, ikut terlibat perbincangan ini dengan para keluarga kerajaan Saudi. Laporan ini dibantah oleh Saudi.

Sebuah sumber diplomatik mengatakan bahwa setujunya Saudi bekerja sama dengan Israel tidak lain melihat dari kepentingan jangka panjang dari Saudi pula yang sedang membangun kekuatan militer. Bahkan sejak jauh-jauh hari, Saudi menjalin hubungan kerja sama dengan AS.

Mossad ditengarai berada di belakang semua kerja sama antara Saudi dan Israel ini. John Bolton, mantan duta besar AS untuk PBB yang baru-baru ini mengunjungi Saudi, mengatakan bahwa sangat mungkin dan masuk akal bagi Israel menggunakan Saudi sebagai basis pangkalan militernya. “Keduanya (Israel dan Saudi) tak akan mengatakan apa-apa kepada publik.” ujarnya. (sa/sndytms)

Baca Selengkapnya...

Tahukah anda? Makkah sekarang sudah seperti Las Vega

.
2 komentar

"Makkah sekarang sudah seperti Las Vegas, " begitulah pernyataan yang dilontarkan Ali al-Ahmad, direktur Institute for Gulf Affairs-lembaga riset oposisi Saudi- yang berbasis di Washington, melihat perkembangan kota suci Makkah saat ini. Kota Makkah yang menyandang sebutan kota suci dan menjadi pusat ibadah haji umat Islam di seluruh dunia, ketenangan dan kekhusyuk-annya makin terkikis, Ka'bah yang terletak di tengah masjid Haram dan menjadi arah sholat Muslim sedunia, semakin tenggelam oleh berdirinya gedung-gedung tinggi.

Menurutnya, perkembangan kota Makkah sekarang adalah sebuah bencana. "Hal ini akan memberikan pengaruh buruk bagi umat Islam. Ketika mereka ke Makkah mereka tidak punya perasaan apapun, tidak ada keunikan lagi. Apa yang anda lihat cuma semen dan kaca, " ujar Ahmad serius.


Ahmad cukup beralasan melontarkan pernyataannya itu, karena kota Makkah saat ini makin penuh dengan bangunan-bangunan tinggi mulai dari hotel, pusat perbelanjaan dan toko-toko besar yang menjual produk Barat. Sebut saja kedai kopi Starbucks, Cartier and Tiffany, H&M dan Topshop.

Pusat perbelanjaan Abraj Al-Bait ( www.abrajalbait.com ), salah satu mall terbesar di Saudi yang baru dibuka menjelang musim haji bulan Desember 2006 kemarin, nampak megah dengan monitor-monitor televisi flat, cahaya lampu-lampu neon, dengan pusat hiburan, resto-resto cepat saji, bahkan toko pakaian dalam.

Pusat perbelanjaan itu, nantinya juga akan dilengkapi dengan kompleks hotel yang menjulang tinggi. Bahkan kompleks bangunan yang rencananya selesai tahun 2009 nanti, akan menjadi gedung tertinggi ketujuh di seluruh dunia, dilengkapi dengan fasilitas rumah sakit dan tempat sholat yang luas.

Seluruh pegunungan di dekat Jabal Omar, kini sudah diratakan. Di lokasi itu juga akan dibangun kompleks hotel dan lebih dari 130 gedung-gedung tinggi baru.

Kota Makkah yang menyandang sebutan kota suci dan menjadi pusat ibadah haji umat Islam di seluruh dunia, ketenangan dan kekhusyuk-annya makin terkikis, Ka'bah yang terletak di tengah masjid Haram dan menjadi arah sholat Muslim sedunia, semakin tenggelam oleh berdirinya gedung-gedung tinggi.

"Ini adalah akhir dari Makkah, " kata Irfan Ahmad dari London, pendiri Islamic Heritage Foundation, yang secara khusus aktivitasnya mempertahankan peninggalan-peninggalan bersejarah di Makkah, Madinah dan tempat-tempat lainnya di Arab Saudi.

"Sebelumnya, bahkan pada masa Ustmani, tak satu pun gedung-gedung di Makkah yang tingginya melebihi tinggi Masjid Haram. Sekarang, banyak gedung yang lebih tinggi dari Masjid Haram dan tidak menghormati keberadaan masjid itu, " tukas Irfan.

Uang, tentu saja menjadi motivasi utama boomingnya gedung-gedung tinggi di Makkah. Karena setiap tahun, kota itu dibanjiri oleh para jamaah haji. Papan-papan iklan di sepanjang jalan menuju Makkah, seolah menjadi daya tarik bagi para investor yang mencari keuntungan dari usaha penginapan.

Sejumlah organisasi Islam mengatakan, berdirinya gedung-gedung megah di kota Makkah, juga dilatarbelakangi motif agama. Mereka menuding pemerintah Saudi mengizinkan kelompok konservatif untuk menghancurkan tempat-tempat bersejarah dengan alasan khawatir tempat itu justeru disembah-sembah oleh para pengunjung.

Ahmad dari Islamic Heritage Foundation mengaku punya kalatog lebih dari 300 tempat-tempat bersejarah di Arab Saudi, termasuk pemakaman dan masjid-masjid. Ia mengatakan, sebuah rumah tempat Nabi Muhammad dilahirkan dihancurkan untuk membangun tempat kamar mandi.

"Sama sekali tidak menghormati Kabah, tidak menghormati rumah Tuhan atau lingkungan dari tempat-tempat bersejarah itu, " kata Sami Angawi, seorang arsitek Saudi yang ingin mempertahankan peninggalan bersejarah di Makkah.

"Padahal, memotong pohon saja seharusnya tidak boleh dilakukan di kota ini, " sambungnya.

Kemajuan kadang memang harus dibayar mahal. Bahkan pasar malam, di mana para jamaah bisa menjual barang-barang yang dibawanya, kini sudah tidak ada lagi. Begitu juga dengan keluarga-keluarga di Makkah yang biasa menyambut para jamaah haji, sudah tidak terlihat lagi sejak rumah-rumah mereka digusur untuk perluasan Masjid Haram di era tahun 1970-an.

Angawi kini berusaha melakukan pendekatan pada kerajaan Arab Saudi agar memberi perhatian besar atas penghancuran tempat-tempat bersejarah. Ahmad melobi pemerintah-pemerintah negara Asia dan Arab untuk menghentikan penghancuran yang dilakukan pemerintah Saudi. Kedua tokoh ini menyayangkan kurangnya kepedulian umat Islam atas isu-isu ini. Kepentingan bisnis dan uang mengalahkan segala-galanya.

"Makkah tidak pernah berubah seperti sekarang ini. Apa yang anda lihat sekarang baru 10 persennya saja dari apa yang akan ada, yang akan jauh lebih, lebih buruk lagi, " kata Angawi risau. (ln/IHT/eramuslim)

Baca Selengkapnya...

Potret Arab Saudi di Masa Datang : Menghilangkan Jejak Rasulullah?

.
1 komentar










rab Saudi, seperti juga negara-negara lain yang bergelimang harta, terus melakukan modernisasi. Selain secara pemikiran, seperti diangkatnya seorang perempuan dalam jajaran kementrian di negara itu, juga pembangunan fisik pun dilakukan. Tetapi, pengembangan Arab Saudi, khususnya kota suci Makkah dan Madinah akhir-akhir ini tidak memedulikan situs-situs sejarah Islam.

Makin habis saja bangunan yang menjadi saksi sejarah Rasulullah SAW dan sahabatnya.

Bangunan-bangunan itu dibongkar karena berbagai alasan, namun sebagian besar karena ingin menyesuaikan dengan kota-kota besar di dunia lainnya. Bahkan sekarang, tempat kelahiran Nabi SAW terancam akan dibongkar untuk perluasan tempat parkir.

Sebelumnya, rumah Rasulullah pun sudah lebih dulu digusur. Padahal, disitulah Rasulullah berulang-ulang menerima wahyu. Di tempat itu juga putra-putrinya dilahirkan serta Khadijah meninggal.


Beberapa bulan yang lalu, Sami Angawi, pakar arsitektur Islam di wilayah Arab mengatakan bahwa beberapa bangunan dari era Islam kuno terancam musnah. Pada lokasi bangunan berumur 1.400 tahun Itu akan dibangun jalan menuju menara tinggi yang menjadi tujuan ziarah jamaah haji dan umrah.


Jamarat Project - dalam tahap penyelesaian

“Saat ini kita tengah menyaksikan saat-saat terakhir sejarah Makkah. Bagian bersejarahnya akan segera diratakan untuk dibangun tempat parkir,” katanya kepada Reuters. Angawi menyebut setidaknya 300 bangunan bersejarah di Makkah dan Madinah dimusnahkan selama 50 tahun terakhir.


Bahkan sebagian besar bangunan bersejarah Islam telah punah semenjak Arab Saudi berdiri pada 1932. Hal tersebut berhubungan dengan maklumat yang dikeluarkan Dewan Keagamaan Senior Kerajaan pada tahun 1994.Nasib situs bersejarah Islam di Arab Saudi memang sangat menyedihkan. Mereka banyak menghancurkan peninggalan-peninggalan Islam sejak masa Ar-Rasul SAW.


Semua jejak jerih payah Rasulullah itu habis oleh modernisasi. Sebaliknya mereka malah mendatangkan para arkeolog (ahli purbakala) dari seluruh dunia dengan biaya ratusan juta dollar untuk menggali peninggalan-peninggalan sebelum Islam baik yang dari kaum jahiliyah maupun sebelumnya dengan dalih obyek wisata.


Kemudian dengan bangga mereka menunjukkan bahwa zaman pra Islam telah menunjukkan kemajuan yang luar biasa, tidak diragukan lagi ini merupakan pelenyapan bukti sejarah yang akan menimbulkan suatu keraguan di kemudian hari. Wallohu alam bi shawab. (sa/skpc/erm)

Baca Selengkapnya...

Tahukah anda? : Fakta-Fakta Aneh di Balik Kerajaan Saudi

.
0 komentar

Saudi Arabia mengalir dengan riak tenang yang mempunyai gelombang besar di dalamnya, dan ditutup dengan arus kecil, seolah-olah semuanya baik-baik saja. Dibandingkan dengan negara-negara Arab lainnya, dari segi apapun, Saudi aman terkendali. Pemasukannya per tahun terus meningkat, atau paling tidak cenderung stabil, dan untuk beberapa puluh tahun ke depan, mereka tak akan terpengaruh dalam perangkap krisis ekonomi global. Jamaah haji yang sudah dipastikan membanjir bagai air bah setiap tahun merupakan salah satu jaminan besar, selain juga kekayaan minyak bumi yang berlimpah.

Hingga tak heran, anak muda Saudi mayoritas berpikiran tak perlu harus bekerja keras atau belajar dengan susah payah.


Toh semua itu tak menyembunyikan gejolak yang semakin panas di negara itu. Di satu sisi, para pemuda Saudi telah sedikit berani membuat riak-riak kecil. Mereka telah sadar bahwa selama ini, sejak bertahun-tahun lamanya, raja mereka—siapapun yang sedang berkuasa—telah mengebiri gerakan dan perkembangan Islam yang justru mereka lihat di negara-negara lain.

Ada ketertarikan yang besar pada sebagian pemuda Saudi untuk belajar mengenal gerakan Islam. Di negara itu, bayangkan, kerumunan lebih dari 10 orang akan selalu menjadi masalah. Apalagi di dalam masjid. Pada awalnya, para pemuda ini masih mau mengunjungi ulama-ulama yang mereka percayai seperti Shaykh 'Ali al-Khudhayr, Shaykh Nasir al-Fahd dan Shaykh Ahmad al-Khalidi. Namun seiring perkembangan yang cenderung makin membesar, maka semua ulama itu dibekuk pemerintah, dan dijebloskan ke dalam penjara dengan waktu yang tidak ditentukan. Dalih penangkapan itu adalah ketiga ulama ini merupakan pentolan kelompok Al-Muwahhidden, yang mempunyai banyak persenjataan dan bom. Para Syeh ini sampai detik terakhir mereka diringkus, membantah tuduhan tersebut.

Para pemuda Saudi berada dalam ketakutan dan kebingungan pada waktu yang bersamaan. Mereka sama sekali tidak mempunyai pengalaman menghadapi opresi penguasa. Otomatis mereka tidak lagi mempunyai tempat yang layak untuk bertanya. Mereka ketakutan karena peristiwa penangkapan itu bisa terjadi pada mereka. Bingung karena tak ada pula pengalaman terhadap konspirasi besar.

Mengapa Saudi sangat membatasi gerakan-gerakan Islam bahkan boleh dibilang memberangusnya? Ada beberapa fakta yang menarik untuk disingkap:


Potret Arab Saudi di Masa Datang : Sebuah usaha Menghilangkan Jejak Rasulullah?

1. Rejim Saudi, seperti juga sebagian besar negara-negara Arab lainnya, adalah pemerintahan yang menyatukan antara yang benar (haqq) dan salah (batil). Aspek Haqq Saudi hanya bisa kita lihat dari simbol-simbol yang mereka pakai; bendera Saudi, klaim negara Islam, dan penerapan Syariah. Namun, di balik itu sebenarnya Saudi juga tak berbeda dengan negara sekuler lainnya.

2. Beberapa tahun sebelumnya, Saudi menggandeng Inggris untuk sama-sama memberantas gerakan Ikhwan di negaranya itu. Seorang anggota kerajaan pernah mengungkapkan hal ini. Sekarang, bukan rahasia lagi kalau Saudi akrab dengan AS. AS sudah dijadikan sebagai pelindung Saudi.

3. Komite Tetap Saudi (al-Lajnah ad-Da'imah) mengeluarkan fatwa: “Siapapun yang tidak membedakan antara Yahudi dan Kristen dan orang kafir lainnya dengan bangsa Muslim kecuali karena kebangsaannya, dan menganggap semua penguasa sama, maka dia adalah kafir.” Sebuah fatwa yang sesungguhnya membuat banyak orang berkerut dahi, namun efektif dalam meredam masyarakat Saudi. Karena, bukankah pemerintah Saudi sendiri persis seperti itu?

4. Perempuan Saudi tidak boleh menikah dengan laki-laki yang bukan dari Saudi. Dan seorang laki-laki Saudi tidak boleh menikah di luar Saudi kecuali sudah memenuhi persyaratan umur. Sebuah peraturan yang dibuat-buat karena Islam sendiri tidak cupat seperti ini.

5. Saudi membangun hubungan diplomatik dan non-diplomatik dengan negara-negara yang jelas telah membantai umat Islam dalam jumlah yang luar biasa banyak. Dalam hal ini yang mempunyai hubungan harmonis dengan Saudi adalah India, Russia, Filipina, Amerika (tentu saja!), Cina, dan Israel.

6. Amerika mempunyai basis militer di Saudi, dan pemerintah Saudi melarang rakyatnya yang mendoakan keburukan untuk Amerika di masjid-masjid di negara itu.

7. Rejim Saudi juga membantu dan mendirikan saluran-saluran TV yang banyak sekali saat ini. Selain TV, mereka juga membantu pendanaan media-media internasional.

8. Keluarga kerajaan Saudi tidak boleh dihina oleh siapapun. Jika ada yang melakukannya, maka akan dikenakan hukuman yang berat, bahkan dihukum mati. Tapi pemerintah Saudi tidak peduli kepada para pelaku yang menghina Allah dan agamaNya. Misalnya saja, seorang Saudi zindiq, Turki al-Hamd menulis sebuah buku berjudul “al-Karadeeb” dan di dalamnya terdapat kalimat “Jadi, Allah dan setan adalah dua wajah dengan satu penemuan”, tidak dikenakan hukuman apapun, dan bukunya yang penuh dengan cerita kekafiran beredar bebas di negara itu.

9. Ribuan orang terbantai di negara-negara Muslim di wilayah Arab, tapi apa yang dilakukan oleh pemerintah dan rejim Saudi? Tidak ada. Rejim Saudi hanya menyuruh para Syeikh-nya untuk berdoa untuk umat Islam, dan masyarakatnya dianjurkan untuk mengumpulkan dana bantuan yang disebarkan ke seluruh dunia, utamanya untuk pembangunan masjid. Maka jangan heran, jika di sebuah pelosok terpencil di Indonesia misalnya, bisa ada sebuah masjid besar yang megah dengan tulisan di peresmiannya: "Sumbangan dari (kerajaan) Saudi..." (sa/wkngslm/eramuslim)

Baca Selengkapnya...

PKS Tidak Berniat Paksa Orang Pakai Jilbab

.
0 komentar

Presiden PKS Tifatul Sembiring menampik adanya motif politik yang sengaja disebarkan oleh PKS untuk mewajibkan istri capres dan cawapres mengenakan jilbab.

"Iya, akhir-akhir ini Bu Ani sudah berjilbab, termasuk juga ada kutipan yang tidak utuh di salah satu media massa, dan menimbulkan salah paham bagi pembacanya. Wartawan bertanya apakah bu Ani pakai jilbab karena motif politik, saya tidak tahu motivasi orang, kok bertanya risau banget dengan selembar kain yang ada di atas kepala seorang wanita," Jelasnya dalam acara konsolidasi DPD PKS Depok "Pemenangan SBY-Boediono" di Wisma Makara Universitas Indonesia Selasa malam (9/6).

Tifatul menambahkan, isu yang seharusnya dibahas adalah masalah ekonomi, politik, sosial, dan ekonomi, bukan isu pemakaian jilbab. "Substansinya bukan itu, visi misi kita bukan sekedar membahas seorang wanita pakai jilbab atau tidak, jadi kenegarawanan bukan hanya sekedar simbol itu. Kalau soal jilbab, PKS ya pasti banyak yang pakai jilbab, artinya kita sudah selesai membahas soal itu, tidak ada niatan melecehkan kerudung, ini hanya niat orang-orang yang menebarkan fitnah," tegasnya.


Menurut Tifatul, PKS tidak pernah mempermasalahkan pemakaian jilbab kepada istri capres SBY apalagi sampai memaksa. "PKS adalah partai Islam, asasnya Islam. Demokrat asasnya nasionalis, Pancasila. PKS menghargai hak orang dan pendapat orang. Kami lebih senang kalau orang pakai jilbab dengan penuh kesadaran, kami tidak mau memaksa orang," papar Tifatul.

PKS, kata Tifatul, menyadari berkoalisi dengan partai nasionalis seperti Demokrat, dan sudah mempertimbangkan segala risikonya. "Tapi kalau kita lihat dari petinggi-petinggi PKS, istri-istrinya berjilbab semua, dan soal pengertian agama soal jilbab, kami tidak menyatakan lebih paham, tapi lebih banyak mempraktikkan," terang dia. (Althaf/okz/arrahmah.com)

Baca Selengkapnya...

Tokoh PKS Menjual agama demi SBY?

.
0 komentar

Peryataan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Tifatul Sembiring menuai badai. Peryataannya soal ‘selembar kain’ alias jilbab yang disampaikannya ketika konsolidasi DPD PKS Depok, di UI Selasa malam (9/6) mendapat banyak tanggapan yang menyesalkan. Setelah organisasi Wahdah Islamiyah (WI) yang keberatan dengan peryataan yang dianggap cukup menyakitkan itu, kini muncul kritik keras di beberapa situs dan blog. Berikut salah satu blog yang memberikan informasi tambahan serta kritikan pedas!

Dikutip dari blog jundullah-online

Tokoh PKS Menjual agama demi SBY?
Posted by Diposkan oleh jundullah-online On 5/30/2009 08:26:00 AM

Memang benar pepatah mangatakan selincah-lincah bajing meloncat pasti akan terjatuh pula/sepandai-pandai orang menyimpan bangkai niscaya akan tercium pula bau busuknya...!!!


Dal hal itu sama persisi dengan apa yang dilakukan para tokoh-tokoh PKS yang selama ini berdalih barasaskan partai agamis/religius tapi pada kenyataanya tidak lain seperti partai-partai lain yang mengekor pada sistem DEMOKRASI,yang demi leyeh-leyeh ( duduk-duduk santi ) di gedung DPR/MPR mereka mengubah hukum Allah Swt,menyepelekan masalah amanah,dan lalai dari adzab apa yang akan di perolehnya nanti di akhirat,MasaAllah....!!!

Seperti yang talah kita saksikan bersama di media Elektronik,Suara,maupun cetak bahwa "Tokoh PKS dibawah ini sepertinya menjual agama demi SBY. Setelah kader2 PKS banyak mempermasalahkan jilbab Ani Yudhoyono (istri SBY), kini giliran tokohnya yang melarang Ani Yudhoyono....dengan alasan elektabilitas dalam pemilu 2009....
Setelah dipandang sebagai pihak yang mengusulkan agar Bu Ani Yudhoyono memakai jilbab, kini PKS justru menyarankan hal sebaliknya. Ketua DPP PKS Zulkieflimansyah meminta Bu Ani tidak menutup auratnya menjelang pemilu.

"Bu Ani jangan pakai jilbab menjelang pemilu. Elektabilitas berpengaruh malah jadi blunder," katanya kepada wartawan di Gedung DPR, Jumat (29/5/2009).

Pria yang akrab disapa Zul ini mengatakan kalau partainya tidak pernah memaksa-maksa istri SBY itu memakai jilbab. Dalam memakai jilbab tidak ada paksaan."Memakai jilbab memang disarankan dalam agama Islam. Tentu saja tidak ada paksaan. Apalagi Ibu Ani sebagai simbol negara,"Peran Ibu Ani dalam elektabilitas pasangan SBY-Boediono sangat penting. Alih-alih mendapat kesan positif, elektabilitas SBY-Boediono bisa turun karena Ibu Ani tiba-tiba berjilbab ,Bagaimana kalau Bu Ani memakai jilbab karena tekanan parpol kompetitor? Tentu saja bisa malah menurunkan elektabilitas SBY," tandasnya...!!!

walaaah, partai yang ngaku berasaskan ajaran islam ternyata melarang seorang muslimah berjilbab demi mendapat kursi di DPR/MPR,dan bilang bahwa berjilbab tidak ada paksaan,gitu masih banyak kader yang masih ngikut sama Partai Kesurupan Setan (PKS ) ini dan membela mati-matian,rela berpanas-panasan ditengah lapangan saat kampanye dan parahnya banyak yang terlambat waktu bahkan tidak sedikit yang meninggalkan sholatnya

Memang tuh bener....PKS mukanya banyak sekali....yak?

Partai Kita Semua...katenye...pake bawa simbol islam....

Mbok dicopot aja simbolnya....memalukan aja

Yang jelas ga tokoh agama ga non agama semua rebutan kursi

Semua dilakoni demi kursi .... kita liat aja mana yang lontong mana yg sayur

Buat PKS mah semua jalan dihalalin...yang penting nafsu syahwat kekuasannya bisa terpenuhi...

PLINTAT PLINTUT, GA DAPET JATAH WAPRES MENTERI PUN JADI, YANG PENTING DAKWAH JALAN TERUS...

Prettttttttttttttttttttt....

Serendah inikah akhlak tokoh-tokoh PKS?

Baca Selengkapnya...

Wahdah Islamiyah Sesalkan Pernyataan Presiden PKS

.
0 komentar

JAKARTA (Arrahmah.com) - Organisasi Wahdah Islamiyah (WI) menyatakan penyesalan mendalam atas pernyataan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring dalam pemberitaan di Majalah Tempo terbaru. Dalam pernyataan itu, Tifatul sempat menyinggung masalah jilbab.

“Apa kalau istrinya berjilbab lalu masalah ekonomi selesai? Apa pendidikan, kesehatan, jadi lebih baik?”

“Soal selembar kain saja kok dirisaukan,” demikian kutip Tifatul dalam majalah tersebut.

Menurut Wahdah Islamiyah, pernyataan tersebut cukup menyakitkan bagi setiap pribadi muslim. “Bagi kami ini adalah persoalan yang sangat serius ditinjau dari sisi aqidah Islam karena sesungguhnya, perkara jilbab dalam pandangan kami bukan hanya sekadar simbol, tapi pengejawantahan dari ajaran dan perintah Allah Subhaanahu Wata’ala dan hal itu tidak pantas dikatakan hanya selembar kain,” tegas Wakil Ketua Umum DPP WI M.Ikhwan Abd. Jalil, Lc dalam rilisnya yang dikirim ke redaksi http://www.hidayatullah.com.


Abdul Jalil juga meminta agar PKS yang diidentikkan dengan "partai dakwah" tidak lagi mengeluarkan pernyataan yang tidak produktif.

“Seharusnya PKS sebagai partai politik Islam, bahkan mengklaim diri sebagai Partai Dakwah tidak semestinya mengeluarkan pernyataan ini, maka kami meminta dan menuntut saudara Tifatul Sembiring untuk melakukan klarifikasi terhadap pernyataan ini dalam waktu yang secepat-cepatnya, jika tidak maka terus terang Wahdah Islamiyah dan komponen Ummat Islam yang lain merasa sangat keberatan dengan hal ini dan menyatakan ketidakpercayaan terhadap PKS dan dengan sendirinya sebagai suatu realitas, kenyataan ke arah mana sebenarnya ummat harus memilih. Kita tidak ingin mempolitisir masalah ini, tapi kami hanya sekedar mengingatkan sebagai tanggung jawab moral sebagai bagian dari komponen Ummat,” tulisnya. (Althaf/hdyt/arrahmah.com)

Baca Selengkapnya...

Recent Comments

 
Apitaik.Blogspot.Com is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com